• Jelajahi

    Copyright © BacaNews | Baca Berita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    iklan atas

    X

    Subhanallah, Viral Video Ramai-ramai Manusia Perahu Suku Bajau Peluk Islam, Ucap Syahadat

    BacaNews.id
    5 Februari 2021


    BACANEWS.ID - Satu momen cukup langka di mana satu kampung secara beramai-ramai menyatakan memeluk Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di Bajau Laut Semporna, Malaysia.

    Video yang dibagikan seorang ulama asal Malaysia Ustadz Ebit Lew ini pun menjadi viral di media sosial.

    Pernyataan memeluk Islam itu dilakukan dengan cara yang cukup unik yakni

    "Ya Allah menangis saya hari ini gembira. Seramai 157 orang mengucap syahadah. Satu kampung memeluk Islam petang ini. Semuanya dengan rela tanpa paksaan memeluk Islam," tulis akun Instagram Ustadz Ebit Lew seperti yang dikutip INDOZONE, Senin (1/2/2021).

    Postingan Ebit Lew direpost ulang oleh Instagram Ustadz Ali Hidayat yang memiliki 1,7 juta follower hingga diketahui publik Indonesia.

    Orang bajau atau sebutan di Indonesia suku Bajo merupakan kelompok masyarakat yang hidup dalam perahu atau pondok kecil di atas laut pulau Borneo (Kalimantan) itu tidak memiliki kepercayaan hingga masuknya Islam.


    "Mereka tiada kepercayaan agama. Dari suku
    Bajau Laut Semporna Sabah atau digelar gipsi laut.. Mereka tinggal dalam bot atau pondok kecil atas laut," kata Ebit Lew.

    Ebit Lew langsung datang ke lokasi tempat mereka mengikrarkan untuk memeluk Islam dengan mengajarkan mereka kalimat syahadat di Sabah.

    Dia mengaku terharu akan hidup keras yang dirasakan oleh manusia perahu dan dijuluki orang laut tersebut. Pasalnya mereka
    "Saya ke sana untuk beri bantuan. Dengar mereka susah dan putus bekalan makanan.


    Mereka susah sangat. Bajau laut kumpulan manusia tanpa negara. Tengok anak kecil terus menangis," sebutnya.

    Saat itu kata pendakwah Ebit Lew warga berduyun-duyun berdatangan ke tempatnya. Mereka bahkan bertanya kepadanya siapa Tuhan yang dia percayai.

    "Tiba-tiba ramai tanya saya siapa tuhan. Tuhan tu apa. Saya terus terharu. Saya dengan penterjemah tanya pernah tidak ada yang mengenalkan soal agama. Mereka jawab tidak," katanya.

    "Kami tak tahu. Tolong bagitahu kami. Saya terus menangis. Saya kumpulkan semua dikeliling perahu tadi," sambung Ebit Lew.

    Dia mengatakan kalau warga terus percaya atas keyakinan Islam seperti yang disampaikan. Bahkan mereka juga ingin memeluk Islam.


    Ebit lalu mengajarkan warga untuk mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai syarat utama memeluk Islam.

    "Mereka semua terus percaya. Saya ajar mereka syahadah. Inilah hari paling sedih gembira dalam hidup saya. Terima kasih Allah," katanya.

    Terkini