• Jelajahi

    Copyright © BacaNews | Baca Berita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    iklan atas

    UAH: Jangan Main Hakim Sendiri! Sudah Ada 3 Hakim yang Menunggu di Pengadilan

    BacaNews.id
    3 Juni 2021


    BACANEWS.ID - Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan oknum-oknum yang membuat kegaduhan agar tidak main hakim sendiri dan menjaga adab mereka.

    "Tolong, mohon maaf ya, jaga adab. Saya mengajarkan menjaga adab, jaga yang baik, jangan saling mencela. Jauhi itu semua dan jangan main hakim sendiri," ujar UAH melalui video klarifikasi di kanal Youtube pribadinya, Selasa (1/6/2021).

    UAH menyampaikan jika ada pihak yang membutuhkan bukti administratif, UAH dapat menunjukkan dokumen-dokumen tersebut karena menurutnya dia menjalankan prosedur donasi dengan tertib dan rapi. Sementara untuk pihak yang membuat kegaduhan, UAH berharap mereka dapat mengklarifikasi atau meminta maaf kepada umat yang berdonasi.

    "Sampai hari ini pun saya tidak mendapat satu itikad baik. Padahal ini masalah umat, masalah orang berdonasi, lalu (pihak terkait) membuat kegaduhan," tuturnya.

    UAH memperingatkan bahwa dirinya memiliki bukti-bukti tangkapan layar atas tuduhan-tuduhan terhadapnya di berbagai media sosial, termasuk video Youtube serta komentar Twitter. Lebih lanjut dirinya mengimbau para pihak pembuat keributan agar tidak main hakim sendiri karena pihaknya akan menghadirkan tiga hakim secara langsung melalui proses pengadilan.

    "Jadi ada 3 hakim sekaligus, hakim ketua dan hakim anggota. Ada jaksa juga. Jadi jangan main hakim sendiri karena 3 hakim sudah menunggu untuk proses pengadilan yang adil dan transparan. Terima kasih," tukas UAH.

    Pada video klarifikasinya, UAH juga menjelaskan dirinya tidak ingin meruntuhkan kehormatan atau menurunkan status keilmuan untuk merespons hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan proses mengajar dan menyampaikan amanah kebaikan. Meskipun begitu, dia merasa perlu menyampaikan hal-hal yang terkait keadilan sistem kenegaraan untuk menjadi salah satu proses edukasi kepada rakyat.

    "Kita harus mengamalkan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia karena harus ada keadilan agar semua masyarakat merasakan suatu kenyamanan dan ketenteraman dalam kehidupan," ungkapnya.

    Terkini

    .....KLIK 2X (CLOSE).....
    .....KLIK 2X (CLOSE).....