Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lieus Sungkharisma Siap Jawab Tantangan Megawati, Sekarang Terserah Jokowi


BACANEWS.ID - Sejumlah aktivis mulai menyatakan kesiapan untuk menjawab permintaan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

Megawati sebelumnya menyebut orang-orang yang mengkritik tajam Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bermoral dan pengecut. Dia juga meminta mereka menemui Jokowi untuk menyampaikan kritik secara langsung.

Salah satu yang menyatakan kesediaan bertemu Jokowi untuk menyampaikan kritik adalah aktivis Tionghoa yang juga koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma.

Lieus menekankan bahwa kesediaanya itu didasarkan pada keyakinan bahwa kritik atas kebijakan Presiden Jokowi semata-mata demi kebaikan bangsa dan negara.

“Saya dan kawan-kawan aktivis seperti Rizal Ramli, Rocky Gerung, Eggy Sudjana, Yusuf Martak dan lain-lainnya, siap bertemu Presiden Jokowi kapan saja. Sebab kritik yang kita sampaikan selama ini bukan penghinaan dan tidak didasari pada kebencian pada orang per orang, apalagi pada presiden,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (20/8).

Di satu sisi, Lieus justru bertanya-tanya, apakah tantangan Megawati itu sejalan dengan apa yang dipikirkan orang-orang dekat Jokowi di Istana. Sebab, kerap kali lingkaran Jokowi justru tidak membukakan pintu bagi para pengeritik kebijakan pemerintah untuk bertemu presiden.

Padahal, sambung Lieus, apa yang dilakukannya selama ini adalah mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilainya tidak berpihak pada rasa keadilan rakyat dan lebih didasari pada kecintaan kepada negara ini.

“Sekali lagi saya tegaskan, kritik kami bukan dilandasi oleh kebencian pada pemerintah apalagi pada presiden. Kami hanya ingin pemerintahan ini tetap berjalan di rel yang benar sesuai dengan aturan aturan perundang-undangan dan konstitusi yang ada,” katanya.

Oleh karena itu, tambah Lieus, ia menyambut positif tantangan Bu Mega untuk bertemu langsung dengan Presiden Jokowi itu.

Menurutnya, tantangan itu adalah kesempatan yang baik bagi Presiden Jokowi untuk mendengar langsung kritik dan masukan dari pihak-pihak yang selama ini dianggap berseberangan dengannya.

“Sekarang tinggal terserah Pak Jokowi, apakah beliau bersedia mengundang dan siap membuka pintu menerima kehadiran pihak-pihak yang selama ini dianggap beroposisi dengannya,” tutur Lieus lagi.

“Saya sendiri punya sejumlah gagasan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kesulitan keuangan yang kini dihadapi negara. Salah satunya melalui program Superiman yang pernah saya cetuskan dan dilaunching di Istana Wakil Presiden 18 tahun lalu,” tutupnya.

Sumber: RMOL